Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Longsor Bawah Laut Anak Krakatau, Ilmuwan Sebut Bukan Fenomena Alam Biasa

Gunung Anak Krakatau menunjukkan aktivitas seismik meningkat, menimbulkan kekhawatiran tsunami seperti pada 2018. Ketua Ikatan Ahli Tsunami Indonesia, Gegar S Prasetya, meminta masyarakat waspada terhadap potensi longsor bawah laut akibat erupsi yang dapat menimbulkan tsunami. Longsor bawah laut pada 2018 menghancurkan wilayah Pulau Sumatra dan Jawa, meninggalkan lebih dari 400 orang. Area yang pernah terdampak tsunami sebelumnya harus dihindari untuk wisatawan hingga aktivitas vulkanik kembali normal. Gegar menekankan bahwa tsunami dari Krakatau memiliki ciri propagasi serupa, sehingga zona risiko tetap sama dengan 2018.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait