Mas Dar Sampai Mengancam Pecat PPPK yang Bekerja Ala Kadarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memperingatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar bekerja dengan serius. Ia mengancam akan mencabut status ASN PPPK jika ditemukan bekerja ala kadarnya. Dalam upaya ini, BGN telah menutup 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan. Penutupan ini dilakukan untuk mengevaluasi kasus keracunan makanan di Berastagi dan menjaga kualitas pemenuhan gizi anak-anak di seluruh Indonesia. Sudaryono menekankan bahwa pengawasan dengan uji organoleptik (tes bau dan rasa) saja tidak cukup untuk mendeteksi kontaminasi bahan kimia berbahaya. Oleh karena itu, BGN berencana menyediakan fasilitas test kit kimiawi di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi racun seperti arsenik dan pembusukan makanan. Metode ini diadopsi dari keberhasilan SPPG yang dikelola oleh Bhayangkari Polri, yang berhasil mencatatkan nol kasus keracunan makanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 01.00
1.300 Dapur MBG Ditutup, Standar Pangan Jadi Sorotan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.11
BGN Evaluasi Dapur MBG di Karo, Bakal Tiru Test Chemical SPPG Polri
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
BGN Tutup 1.300 SPPG dalam Tiga Minggu, Sudaryono Ancam Copot Petugas yang Tak Patuh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.01
BGN Tutup Permanen 1.300 Dapur SPPG Bermasalah
Berita terkait
BGN cabut status suspend tujuh dapur SPPG di Papua Barat
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.14
Sudaryono Bakal Wajibkan SPPG Tempel Label Batas Waktu Konsumsi MBG
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.45
BGN tegaskan SLHS jadi syarat mutlak operasional SPPG
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.01
66 Kepala SPPG Dipecat, Terlibat Judi Online hingga 'Hengki Pengki'
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 20.15