Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Menaker Respons Buruh Ngaku Kecewa dengan Draf RUU Ketenagakerjaan

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa proses pembahasan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan masih berjalan dan aspirasi dari berbagai pihak terbuka untuk disampaikan. Pemerintah telah memberikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terkait draf RUU tersebut, sementara DPR menggalang aspirasi dari Apindo dan serikat pekerja. Yassierli menekankan proses akan transparan dan terbuka untuk semua pihak, termasuk buruh yang mengancam menggelar aksi besar di Jakarta sebagai bentuk dinamika normal. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan draf RUU menjadi mengecewakan karena tidak mengakomodasi isu krusial yang selama ini diperjuangkan buruh. Mereka memberi waktu hingga 22 September 2026 untuk merespons aspirasi, jika tidak buruh akan mengambil langkah aksi besar.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait