Pemerintah Mendalami Mutu, Harga, dan Legalitas Beras Fortifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia, melalui Badan Pangan Nasional, sedang menelusuri peredaran beras fortifikasi yang dijual dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan beras medium dan premium. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kandungan vitamin dan mineral yang diklaim, tetapi juga mencakup mutu fisik beras, kesesuaian berat bersih, legalitas produk, proses produksi, serta kebenaran informasi pada label kemasan. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tidak membayar mahal hanya karena adanya klaim fortifikasi, dengan tujuan melindungi konsumen dari harga yang tidak wajar. Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas, Brigjen Hermawan, menegaskan bahwa setiap kenaikan harga harus dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan melalui manfaat gizi, kualitas produk, serta proses produksi yang terukur. Ia menyatakan bahwa fortifikasi pada dasarnya merupakan upaya meningkatkan nilai gizi pangan, tetapi tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menaikkan harga secara berlebihan. Selain itu, pemerintah akan membandingkan harga jual beras fortifikasi dengan harga beras medium dan premium yang beredar di pasaran untuk memastikan kesesuaian harga dengan mutu yang diterima masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30
Siap-Siap Beras Fortifikasi Ini Kena Sanksi, Begini Rencana Kemendag
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 15.24
Gerak Cepat, Satgas Pangan Dalami Dugaan Pengoplosan Beras Fortifikasi
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.11
Bulog Jaga Stok Ritel Antisipasi 40 Merek Beras Fortifikasi Ditarik
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.25
Heboh Beras Fortifikasi Abal-abal, Bos Bulog Sampai Sidak-Ini Hasilnya
Berita terkait
Amran Setop Produksi 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 11.51
Mentan Yakin dalam Seminggu Harga Beras Turun!
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.41
Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.07
Amran Moratorium Produksi Beras Fortifikasi Abal-abal, Siap Cabut Izin
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.40