Petunjuk Sindikat Narkoba Terungkap dari Pemeriksaan Pilot Malaysia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mohd Saufi bin Othman, seorang pilot berusia 39 tahun dari Malaysia Airlines, ditangkap oleh Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta pada 28 Juli lalu. Ia ditemukan membawa lebih dari 26 kilogram narkoba, terutama ekstasi, setelah pemeriksaan sinar-X menemukan isi bagasi mencurigakan. Narkoba tersebut terdiri dari 14 paket berisi 70.114 pil ekstasi dan 4 gram metamfetamin, dengan estimasi nilai sekitar 45 juta ringgit Malaysia.
Dalam pemeriksaan, Saufi mengaku telah melakukan tiga kali penyelundupan ke Indonesia sejak tahun 2024 dan menerima imbalan sebesar 50.000 ringgit. Ia juga mengakui mengonsumsi tiga jenis narkoba. Polisi menyatakan Saufi bertindak sendirian saat melewati pemeriksaan di KLIA dan memberikan informasi mengenai jaringan sindikat narkoba yang beroperasi di Malaysia dan Indonesia.
Pilot ini kini ditahan oleh Polri dan akan menghadapi proses hukum di Indonesia. PDRM Malaysia berencana menyelidiki anggota sindikat yang teridentifikasi serta aliran uang penjualan narkoba, sementara informasi mengenai jaringan internasional akan dibagikan kepada lembaga penegak hukum di negara terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.16
Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Internasional, Polisi Ungkap Aksinya Berlangsung Sejak 2024
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 21.28
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari kapal Tanzania
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.35
Polisi Gagalkan Peredaran 622 Narkoba Pod Getar Asal Malaysia
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.54
Bareskrim: Awak Kapal MV King Sun Dijanjikan Rp178 Juta Bawa Ketamin
Berita terkait
Pilot Malaysia Airlines Bawa Sabu dan Ekstasi 25 Kg ke Indonesia, Polisi Malaysia Cek CCTV KLIA
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 12.50
Malaysia Tangkap Pilot Kedua dalam Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI
Detik.com · 14 September 2026 pukul 12.35
Fakta Terkini Kasus Pilot Malaysia Ungkap Petunjuk Sindikat Narkoba
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.35
Pilot Malaysia Kurir Ekstasi Beraksi Sejak 2024, Tak Cuma Kirim ke Indonesia
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.08