Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan TPPU Berlangsung 2018-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Jumat (28/8) memutuskan menolak gugatan praperadilan kedua Febrie Adriansyah terkait penetapan tersangka dan penahanannya dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hakim tunggal Richard Edwin Basoeki menyatakan bahwa permohonan praperadilan ditolak seluruhnya, sehingga status tersangka Febrie tetap sah. Dalam pertimbangannya, hakim menegaskan bahwa dugaan tindak pidana TPPU tersebut berlangsung dalam rentang waktu 2018 hingga 2026. Hakim juga menjelaskan penerapan prinsip lex favor reo atau lex mitior terkait penerapan Pasal 3 Ayat 1 KUHP sebagai ketentuan pidana antarwaktu, serta merujuk pada SEMA Nomor 1 Tahun 2026 bagian dua angka satu huruf a.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.30
Kuasa Hukum Febrie Heran Hakim Tolak Praperadilan Kasus TPPU
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.27
Sidang Praperadilan Febrie Ungkap Dugaan TPPU Terjadi Sejak 2018
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.08
Praperadilan Jilid II Febrie Ditolak, Status Tersangka TPPU-Penahanan Sah
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.58
Praperadilan Febrie Ditolak Lagi, Status Tersangka TPPU Sah
Berita terkait
Alasan Hakim Tolak Praperadilan Febrie: Proses Hukum Tidak Muncul Tiba-Tiba
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 20.30
PN Jaksel Putuskan Praperadilan Febrie Adriansyah pada 27 Agustus Sore
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 17.46
Praperadilan Febrie Adriansyah Kembali Ditolak, Kuasa Hukum Pertanyakan Penerapan Miranda Rules
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 21.16
Praperadilan Febrie Adriansyah vs Kejagung Ditolak, Kuasa Hukum Singgung Sarpin Effect
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 20.15