Rudal Presisi Baru AS Sebabkan Kematian Sejumlah Warga Sipil di Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok pemantau konflik Airwars menemukan Amerika Serikat menewaskan 21 warga sipil di Lamerd, Iran pada 28 Februari, termasuk tujuh anak-anak. Serangan ini diduga menggunakan rudal presisi baru Precision Strike Missiles (PrSM) buatan Lockheed Martin yang baru saja dipamerkan dalam perang AS-Israel melawan Iran. PrSM dirancang untuk meledak di udara dan menyebarkan butir tungsten ke segala arah, menciptakan radius kerusakan luas hingga 150 meter. Korban tewas ditemukan pada jarak minimal 50 meter dari titik ledakan, dengan tiga rudal meledak di atas permukiman warga dan satu pusat olahraga. Di antara korban adalah seorang anak perempuan berusia dua tahun yang sedang bermain di luar rumahnya. Airwars tidak menemukan bukti adanya target militer atau korban militer dalam serangan ini, sementara Teheran telah menuduh Washington melakukan kejahatan perang yang menewaskan hingga 3.000 warga sipil sejak konflik dimulai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 2 September 2026 pukul 07.05
AS Lancarkan Serangan Terhadap Target IRGC Iran
Detik.com · 2 September 2026 pukul 05.40
Mojtaba Khamenei Pastikan Iran Beri Pelajaran Tak Terlupakan untuk AS
VOI · 2 September 2026 pukul 05.00
Iran Sebut AS Keliru Menganggap Negosiasi Sebagai Tindakan Mendikte
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 22.26
AS Siap Mundur dari Irak, Iran Bombardir Lewat Udara
Berita terkait
Iran Sebut AS Salah Besar Karena Gunakan Negosiasi untuk Mendikte
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.48
Presiden Iran Beri Ultimatum Baru untuk AS di Hadapan Xi Jinping-Putin
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.10
Iran Kecam Dukungan Uni Eropa terhadap Tekanan Ekonomi AS
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 20.22
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04