Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

SETARA Institute: Manuver Hukum Eks Jampidsus Mengelabui Publik Soal Substansi Perkara

SETARA Institute menilai strategi pertahanan hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tidak efektif meyakinkan publik. Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menyatakan bahwa manuver komunikasi tim kuasa hukum Febrie gagal menggeser fokus dari substansi perkara yang dihadapi.

Hendardi mengakui praperadilan merupakan hak tersangka dalam negara hukum, namun menilai menjadikan isu prosedural sebagai argumentasi utama sambil mengesampingkan substansi dugaan tindak pidana merupakan strategi yang tidak menjawab pertanyaan publik. Keterangan ini disampaikan melalui keterangan tertulis pada Senin, 10 Agustus 2026.

Sebelumnya, Febrie Adriansyah dicecar 20 pertanyaan oleh Kejaksaan Agung, dan kuasa hukumnya menyebutnya sebagai lanjutan dari pemeriksaan awal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait