Soal Ijazah Gibran, Hakim MK Arsul Sani Cerita Pernah Kursus di UTS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani menyampaikan dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum bahwa ia pernah mengikuti kursus bahasa Inggris selama tiga minggu di Insearch Language Center yang kini bernama University of Technology Sydney (UTS) College. Pernyataan ini disampaikan saat ia mempertanyakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait proses verifikasi dokumen pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024. Arsul meminta KPU menjelaskan secara rinci tahapan verifikasi ijazah Gibran, termasuk status dokumen kelulusan dari Singapura dan Australia, apakah sesuai dengan General Certificate of Education (GCE) tingkat O-Level atau N-Level, serta status program persiapan masuk universitas yang diikuti Gibran di Australia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 08.05
KPU Muter-muter Jawab Soal Jalan Gibran Bisa Jadi Cawapres Prabowo, Hakim Sampai Emosi
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 22.34
Hakim MK Saldi Isra Pertanyakan KPU soal Verifikasi Ijazah Gibran: KPU Datang ke Diknas?
Detik.com · 23 September 2026 pukul 20.36
KPU Minta MK Tolak Gugatan Denny Indrayana Dkk soal Syarat Pencalonan Gibran
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 05.10
Denny Indrayana Tuding Ada Aturan 'Menggibran' Soal Syarat Pendidikan: Kita Dikadali!
Berita terkait
PHPU Pilpres 2024 Terkait Ijazah Gibran Digugat di MK, Ini Tanggapan KPU
Detik.com · 21 September 2026 pukul 22.53
KPU: Gugatan Terkait Gibran di MK Masuk Kategori Pemakzulan
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 23.15
KPU di Sidang MK: Syarat Cawapres Gibran Memenuhi Syarat
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 21.45
Denny Indrayana Ditantang 'Jangan Setengah-setengah' Ajukan Gugatan di MK: Prabowo-Gibran Satu Paket
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 13.55