Studi ITB: Polusi Udara Jabodetabek Butuh Penanganan Lintas Sektor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi ITB mencari bahwa polusi udara Jabodetabek tidak dapat diselesaikan secara parsial karena tidak mengikuti batas administrasi daerah. Hasil penelitian menunjukkan emisi gas rumah kaca mencapai 88,53 juta ton per tahun, dengan kontribusi industri 35%, pembangkit listrik 31%, dan transportasi 26%. Penelitian menekankan butuh kolaborasi terintegrasi lintas sektor dan wilayah untuk mengelola kualitas udara Jabodetabek secara efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.10
Polusi Udara Jabodetabek Kian Akut, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.04
Riset Ungkap Bahaya Polusi Jabodetabek Bisa Tambah Beban Biaya Kesehatan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.01
Studi ITB Ungkap Polusi Jabodetabek Tak Kenal Batas Wilayah, Ini Pemicunya
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.15
Bisakah Jakarta Bebas Polusi Udara?
Berita terkait
42 Juta Penduduk Jabodetabek Butuh Integrasi Transportasi Lintas Wilayah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.53
Komisi VIII soal Karhutla: Malaysia-Singapura Punya Kebun di Indonesia
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.30
Sepeda Dinilai Jadi Solusi Dekarbonisasi Transportasi Jakarta
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.43
KRL Tembus-Tembus Pinggiran Jakarta Bikin Macet "Hilang" Tapi Awas Ini
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.25