Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Riset Ungkap Bahaya Polusi Jabodetabek Bisa Tambah Beban Biaya Kesehatan

Riset menunjukkan polusi udara di Jabodetabek tidak hanya menimbulkan risiko kesehatan, tetapi juga menambah beban biaya kesehatan. Guru Besar Kesehatan Lingkungan UI, Prof. Dr. R. Budi Haryanto, menyatakan bahwa setiap kenaikan konsentrasi polutan sebesar 15 μg/m³ meningkatkan risiko pneumonia hingga 20%, penyakit jantung iskemik 37%, PPOK 27%, dan ISPA 18%. Data BPJS Kesehatan memperlihatkan klaim untuk penyakit jantung iskemik di Jakarta mencapai Rp471 miliar, sementara total klaim 12 penyakit terkait polusi udara pada 2023 mencapai Rp1,19 triliun. Prof. Budi menekankan angka tersebut hanya mencerminkan biaya langsung (tangible cost), sementara beban ekonomi sebenarnya bisa 2-3 kali lipat jika memperhitungkan biaya tidak langsung seperti transportasi, akomodasi, dan makan pasien.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait