Summarecon soal Presdir Jadi Tersangka KPK: Kami Hormati Proses Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitoyo Adhi, ditetapkan sebagai salah satu dari delapan tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kasus ini terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 14 September, dengan dugaan suap untuk pembukaan blokir dan pemecahan HGB di Kabupaten Bogor.
KPK menemukan barang bukti uang tunai sebesar Rp 106 miliar yang diduga terkait perkara tersebut, termasuk indikasi gratifikasi mutasi jabatan di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Pihak Summarecon menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan dan berkomitmen bekerja sama dengan KPK agar kasus ini segera terselesaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.23
Summarecon Akhirnya Buka Suara usai Bos Terjaring OTT KPK
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.35
Mengenal HGB yang Buat Bos Summarecon dan Pejabat ATR/BPN Kena OTT KPK
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 10.15
KPK Dalami Keuntungan Summarecon dari Kasus Suap Kementerian ATR/BPN
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.28
Daftar Tersangka Kasus HGB Summarecon, Ada 4 Orang Kepercayaan Nusron
Berita terkait
KPK Jerat 8 Tersangka Kasus Mafia Tanah BPN: Bos Summarecon-Dirjen
kumparan · 15 September 2026 pukul 20.47
Terbesar Sepanjang Sejarah KPK: Bukti Uang Rp 106 M OTT Kasus Mafia Tanah BPN
kumparan · 16 September 2026 pukul 13.44
Fakta-fakta Kasus Suap HGB Summarecon dan Gratifikasi ATR/BPN
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.57
Pernyataan KPK soal Nusron Wahid
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 06.31