Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Transparansi Industri Pindar Belum Ideal, Pakar Ungkap Akar Masalahnya

Industri pinjaman daring (pindah) di Indonesia tumbuh signifikan, dengan outstanding mencapai Rp105,14 triliun pada Juni 2026, naik 25,88% secara tahunan. Namun, transparansi informasi kepada konsumen masih dinilai belum optimal. Menurut Nailul Huda dari CELIOS, banyaknya kasus penipuan dan kesulitan pembayaran terkait dengan minimnya informasi yang diberikan platform terkait biaya, bunga, dan mekanisme pembiayaan. Sementara itu, Rista Zwestika sebagai Certified Financial Planner menekankan pentingnya transparansi agar konsumen dapat membuat keputusan berdasarkan kemampuan finansial, bukan hanya melihat besarnya cicilan. Keduanya menyampaikan bahwa kolaborasi antara platform, regulator, dan semua pihak terkait diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan dan keamanan dalam industri ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait