Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Usut Selisih Uang Amplop, Ajudan Raja Juli hingga Polisi Dibidik KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki selisih uang sebesar 2.000 dolar Singapura dari total 14.000 dolar Singapura yang diberikan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam sebuah amplop. Dari jumlah tersebut, hanya 12.000 dolar Singapura yang berhasil disita oleh KPK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik akan menelusuri keberadaan uang yang hilang tersebut dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengembalian uang, termasuk Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dan ajudan menteri. KPK belum mempublikasikan nama-nama saksi yang akan dipanggil dan meminta publik menanti perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan ini.

Kasus ini bermula dari pertemuan antara Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni di Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026, di mana Suhardiman diduga meninggalkan amplop berisi uang. KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari Sisa Hasil Usaha (SHU) para petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) di Kuansing, dengan tujuan untuk pengurusan rekomendasi pelepasan kawasan hutan. Penyelidikan ini dilakukan sekaligus dengan kasus dugaan korupsi terkait pengurusan tata ruang kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuansing, Riau.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait