Usut Selisih Uang Amplop, Ajudan Raja Juli hingga Polisi Dibidik KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki selisih uang sebesar 2.000 dolar Singapura dari total 14.000 dolar Singapura yang diberikan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam sebuah amplop. Dari jumlah tersebut, hanya 12.000 dolar Singapura yang berhasil disita oleh KPK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik akan menelusuri keberadaan uang yang hilang tersebut dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengembalian uang, termasuk Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dan ajudan menteri. KPK belum mempublikasikan nama-nama saksi yang akan dipanggil dan meminta publik menanti perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan ini.
Kasus ini bermula dari pertemuan antara Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni di Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026, di mana Suhardiman diduga meninggalkan amplop berisi uang. KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari Sisa Hasil Usaha (SHU) para petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) di Kuansing, dengan tujuan untuk pengurusan rekomendasi pelepasan kawasan hutan. Penyelidikan ini dilakukan sekaligus dengan kasus dugaan korupsi terkait pengurusan tata ruang kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuansing, Riau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.41
KPK Periksa Lagi Ketua DPRD Kuansing di Kasus Suap Bupati Suhardiman
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 02.29
KPK Beri Sinyal, Ajudan Menhut dan Kapolres Kuansing Siap-Siap Saja
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.03
Ternyata Dedi Congor Sudah Jadi Tersangka
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.05
Menhut Raja Juli Bungkam Ditanya soal Amplop Bupati Kuansing
Berita terkait
KPK Panggil Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.49
Usut Selisih Uang Amplop, Ajudan Raja Juli hingga Polisi Masuk Bidikan KPK
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.30
Ditantang Panggil Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 09.51
Alasan Ipda Yayat Mundur dari Polri: Berat Badan Lebih
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.57