WN Malaysia Bawa Sabu-Ekstasi Rp2,7 M Diringkus di Bandara Juanda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang warga negara Malaysia berinisial DI (22) ditangkap di Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Senin (3/8) karena hendak menyelundupkan narkotika. Penangkapan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lanudal Juanda, Satgaspam Bandara Juanda, Bea Cukai Juanda, dan instansi lainnya. DI kedapatan membawa sabu-sabu dan pil ekstasi yang dililitkan pada tubuhnya menggunakan korset. Dari tangannya, petugas menyita 990 gram sabu-sabu dan 1.089 butir pil ekstasi dengan nilai total Rp2,79 miliar. Penyelundupan ini diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 6.584 jiwa dari bahaya narkoba.
Selain itu, pada Minggu (2/8), petugas juga menggagalkan pengiriman paket kargo ke Ternate, Maluku Utara, yang mencurigakan. Pemeriksaan menemukan dua kantong plastik berisi sabu-sabu seberat 188 gram dengan nilai sekitar Rp300 juta, yang dapat menyelamatkan 376 jiwa. Kedua kasus ini telah diserahkan kepada penyidik Polresta Sidoarjo untuk proses hukum lebih lanjut. Para pelaku dijerat dengan Pasal 113 Ayat 2 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 21.44
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Kembali Gagalkan Penyelunduoan Narkotika Oleh WNA
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 07.30
Akal-akalan Pilot Malaysia Kurir Ekstasi Bawa Urine 'Cadangan'
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.43
Warga Binaan Ketahuan Umpetin Sabu Usai Diminta Jongkok Petugas Rutan Salemba
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 22.52
Polisi Malaysia Identifikasi Pemasok Narkoba yang Dibawa Pilot ke RI
Berita terkait
Pilot Malaysia Dibayar Rp 220 Juta Selundupkan 25 Kg Ekstasi ke RI
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.49
Penyelundupan Emas Rp 63 Miliar Digagalkan di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Modusnya
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 04.23
Kasus 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak Kapal MV King Sun Ditahan di Jakarta
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 01.01
Selain Bawa Ekstasi 25 Kg ke RI, Pilot Malaysia Juga Pakai Narkoba
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.26