Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom Apresiasi Langkah BI Pertahankan Suku Bunga

Dewan Gubernur Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada 5,75%, suku bunga Deposit Facility 4,75% dan Lending Facility 6,50% dalam rapat Juli 2026. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan langkah ini mendukung stabilitas rupiah dan pertumbuhan ekonomi, meskipun pasar memperkirakan kenaikan 25 bps. BI menegaskan akan terus memantau tekanan inflasi di tengah risiko eksternal seperti meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak di atas US$90 per barel. Inflasi AS Juni 2026 lebih rendah dari perkiraan, tetapi para ekonom memperingatkan bahwa penurunan tersebut bersifat sementara karena harga energi kembali naik. Secara domestik, peringkat kredit stabil dari S&P, defisit fiskal yang terkendali, dan penguatan rupiah ke Rp17.885 per dolar pada 21 Juli meningkatkan kepercayaan investor. Prospek BI-Rate tetap di 5,75% hingga akhir 2026, tetapi dapat naik hingga 6,50% jika kondisi global memburuk. Ekonom BTN Myrdal Gunarto setuju, menunjukkan indikator seperti kepercayaan konsumen, penjualan barang tahan lama, penjualan eceran, dan PMI manufaktur menunjukkan pertumbuhan di atas 5,15% tahun ini. BI juga memperluas insentif untuk meningkatkan aliran masuk investasi portofolio asing, memperdalam pasar uang dan valuta asing, serta meningkatkan likuiditas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait