Mitra Kerja Sama Tersangkut Korupsi Rp 2 T, Pertamina EP Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina EP membuka suara terkait kasus dugaan penyimpangan tata kelola BUMD di Kota Bekasi yang melibatkan PT Minyak dan Gas Bumi Perseroda. Pertamina EP memastikan bahwa Perseroda pernah menjadi mitra Kerja Sama Operasi (KSO) untuk Lapangan Migas Jatinegara hingga Februari 2026, setelah itu operasional dikelola secara mandiri oleh Pertamina EP. Perusahaan menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan berkomitmen menjalankan bisnis dengan transparansi serta akuntabilitas.
Kejaksaan Agung menduga kasus ini terkait dengan peran perusahaan milik pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid (MRC) dalam skema KSO antara Perseroda dan Pertamina EP periode 2009-2024. Jaksa menduga adanya penyimpangan dalam pengelolaan sumur migas di Kota Bekasi, termasuk tidak melalui izin yang tepat seperti DPR atau Kementerian SDM, sehingga menyebabkan kerugian negara. Kasus ini sedang diselidiki oleh Tim Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 21.01
Kejagung Geledah Kantor Setda-Bapenda Bekasi Terkait Tata Kelola PT Migas
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.00
Dulu Tangani Kasus Besar, Kini Jadi Tersangka, Febrie: Kita Digergaji
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.55
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Presiden Dapat Masukan yang Salah!
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 13.30
Aset Rp846 Miliar Disita, Pengacara: Febrie Adriansyah Tak Pernah Punya Aset yang Fantastis
Berita terkait
Aset Tanah Rp 846 M Disita Terkait Pencucian Uang Eks Jampidsus Febrie
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 02.02
Kejagung Ungkap Progres Penyitaan Aset Kasus Febrie Adriansyah
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 21.30
Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah Kembalikan Uang Rp5 Miliar ke Kejagung
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.29
Kejagung Temukan Bukti Pemerasan di Kasus Korupsi PT Asabri dan Jiwasraya
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 02.30