OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat Indonesia Tangerang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9358295/original/042096800_1790329542-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_15.54.30.jpeg)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Musyarakah Ummat Indonesia di Tangerang melalui Keputusan KEP-72/D.03/2026 tanggal 25 September 2026. Pencabutan ini diambil setelah bank masuk status Bank Dalam Penyehatan (BDP) pada 10 Desember 2025 karena rasio KPMM kurang dari 12 persen, kemudian dipindahkan ke status Bank Dalam Resolusi (BDR) pada 11 September 2026. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta OJK mencabut izin dan menetapkan likuidasi bank tersebut. Seluruh kantor BPRS ditutup, kegiatan usaha dihentikan, dan penyelesaian aset dilakukan oleh Tim Likuidasi LPS. Simpanan nasabah dijamin LPS sesuai program penjaminan simpanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 19.26
Bank Bangkrut Tambah Satu Lagi, Lokasinya di Tangerang
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 17.44
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Musyawarah Ummat Indonesia
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 17.41
OJK Cabut Izin BPRS di Banten, Jadi Bank ke-15 yang Tutup di 2026
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 17.42
OJK cabut izin usaha BPRS Musyarakah Ummat Indonesia
Berita terkait
Kurang Modal dan Likuiditas Bermasalah, BPR di Bali Dicabut Izinnya
kumparan · 21 September 2026 pukul 04.00
Daftar 13 Bank Tutup Hingga September 2026
Detik.com · 3 September 2026 pukul 06.26
Daftar Bank Tutup di 2026 Jadi 13, Terbaru Pebankan Syariah di Cianjur
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.50
Gara-gara Modal Cekak, OJK Cabut Izin Bank di Tangerang
Detik.com · 25 September 2026 pukul 16.38