PPh 22 Marketplace Mulai Dipungut, Tarifnya 0,5 Persen dari Omzet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DJP Kemenkeu mulai memungut PPh Pasal 22 atas penghasilan pedagang dalam negeri melalui marketplace sejak 1 Oktober 2026. Tarif pajak ditetapkan 0,5 persen dari omzet. Penerapan pajak ini menargetkan penghasilan pedagang yang beroperasi melalui platform marketplace sekaligus mengatur bagaimana pihak marketplace melaporkan dan memotong pajak atas transaksi mereka. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak dari sektor e-commerce yang berkembang pesat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 18.04
Tak Jadi 1 November 2026, Pajak Marketplace Mulai Dipungut Hari Ini
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.20
DJP Pungut Pajak Pedagang Online Melalui 4 Marketplace Mulai 1 Oktober 2026
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 20.21
Pemungutan pajak marketplace mulai berlaku per 1 Oktober 2026
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 19.15
Pajak Pedagang Online via Shopee, Tokopedia Dkk Resmi Berlaku Hari Ini
Berita terkait
Empat E-commerce Mulai Pungut Pajak per 1 November
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.15
Alasan Bos DJP Tancap Gas Pungut Pajak Seller E-Commerce 1 Oktober
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 07.55
DJP Pungut Pajak Seller Marketplace Mulai 1 Oktober
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.17
Penjelasan DJP soal Penundaan Pajak Pedagang Online via Marketplace hingga November 2026
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 08.34