Soal Audit Forensik Dana Haji, DPR Sentil Wamenhaj
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengkritik wacana audit forensik tata kelola keuangan haji yang disampaikan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak. Wachid menekankan pentingnya transparansi rincian biaya haji karena penghitungan sebelumnya dianggap tidak jelas. Ia mengingatkan bahwa audit forensik harus mengikuti prosedur resmi dan tidak sekadar menjadi pernyataan lisan.
Wacana audit ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mendorong pemeriksaan menyeluruh terhadap tata kelola keuangan haji yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Pemerintah bertujuan mendapatkan data faktual mengenai kondisi keuangan haji guna menghindari pengelolaan yang hanya berdasarkan asumsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.00
Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Audit Dana Haji Dilakukan Sesuai Urgensi
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 19.50
Komisioner BPKN Dukung Audit Forensik Dana Haji, Tekankan Hak Jemaah atas Informasi
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.25
Heboh Wamenhaj Sebut Audit Forensik Keuangan Haji, DPR Buka Suara!
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.05
Wamenhaj Tiba-tiba Bicara Audit Forensik Keuangan Haji, Ini Jawab BPKH
Berita terkait
Audit Forensik Dana Haji Disiapkan, Hasilnya Bisa Jadi Patokan Biaya Haji ke Depan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.06
Prabowo Tak Mau Pemerintahannya Terseret Persoalan Dana Haji, BPKH Diminta Audit Forensik
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 03.21
Besaran Biaya Haji 2027 Belum Pasti, DPR Ungkap Kendalanya
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 16.25
Prabowo ingin cek keuangan haji, instruksikan audit forensik
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 19.44