UU Ketenagakerjaan Disahkan, Perusahaan Dilarang Tahan Ijazah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552761/original/002595000_1775826094-Menaker_Ajukan_Tambahan_150_Ribu_Kuota_Magang_Nasional_2026_-_1.jpeg)
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan resmi disahkan menjadi undang-undang oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna Ke-9 pada 6 Oktober 2026. Pengesahan berhasil tercapai tiga pekan sebelum batas waktu Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu 31 Oktober 2026. Putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2023 telah memerintahkan pemisahan aturan ketenagakerjaan dari UU Cipta Kerja. RUU ini menyertakan 13 ketentuan baru untuk memperkuat perlindungan hak pekerja, termasuk pembatasan perusahaan untuk menahan ijazah pekerja. Menaker Yassierli menyatakan ketentuan terakhir mengatur penguatan perlindungan pekerja alih daya pada BUMN melalui wajibnya penyelenggaraan alih daya oleh anak perusahaan. Seluruh fraksi DPR setuju untuk menyahkan RUU tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 15.50
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Aspirasi Buruh Berujung Solusi
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 15.36
Aspirasi Buruh Berujung Solusi, DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 15.04
UU Ketenagakerjaan Baru: Ijazah Tak Boleh Ditahan, Cuti Melahirkan Digaji
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 12.45
Tok! DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Berita terkait
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan: Perusahaan Dilarang Tahan Ijazah Pekerja
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 13.28
Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Massa Buruh
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 12.44
DPR Sahkan Undang Undang Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Kata Menaker
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 12.03
Dihadiri Serikat Buruh, DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.17