Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah meminta Google Play Store dan Apple App Store untuk menghapus aplikasi Hornet dari akses di Indonesia. Hal ini dilakukan setelah Komdigi menerima aduan masyarakat mengenai dugaan keterkaitan Hornet dengan kampanye LGBTIQ+, yang dianggap tidak sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku di Indonesia. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menegaskan bahwa platform yang beroperasi di Indonesia harus menghormati nilai, norma, dan ketentuan hukum setempat.
Hornet adalah aplikasi kencan yang dirilis pada tahun 2012 oleh Queer Networks Inc. untuk komunitas gay, biseksual, transgender, dan queer. Aplikasi ini mengklaim telah diunduh lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia. Fitur-fiturnya meliputi pencarian pengguna terdekat, profil detail (usia, etnis, tinggi badan, status HIV), layanan pesan teks, suara, dan video, serta opsi berbayar untuk fitur eksklusif seperti bebas iklan dan peningkatan visibilitas profil. Selain itu, ada aplikasi pendukung "Hornet Live" untuk siaran langsung dengan monetisasi melalui hadiah virtual.
Meskipun Komdigi telah mengeluarkan peringatan, hingga pertengahan Agustus, aplikasi Hornet masih dapat diakses di Play Store. Aplikasi ini dibatasi untuk pengguna di atas 18 tahun, namun peredarannya dinilai tidak sesuai dengan norma dan ketentuan hukum di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.05
Ojol Antar Makanan dan Barang Bakal Punya Aturan Sendiri, Komdigi Siapkan Regulasi
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 12.33
Komdigi Siapkan Aturan Pengantaran Barang Ojol, Presiden Prabowo Minta Pengemudi Dilindungi
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 17.45
Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet Karena Kampanyekan LGBTQ
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Tak Daftar PSE dan Langgar Aturan, Komdigi Minta App Store dan Play Store Delisting Aplikasi Ini
Berita terkait
Batas 1 Oktober, 7 PSE Harus Daftar ke Komdigi atau Akses Diputus
JawaPos · 28 September 2026 pukul 11.46
Aplikasi Whoosh Hari Ini Terancam Blokir Komdigi, Ini Kata Manajemen
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.25
Komdigi Surati 25 PSE, Aplikasi Whoosh Hingga Lion Air Terancam Diblokir
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.15
Komdigi Minta 25 PSE Segera Daftar: Jika Tidak, Akses Layanan Bakal Diblokir
kumparan · 17 September 2026 pukul 16.13