Alasan Kubu Febrie Adriansyah Minta Hakim PN Jaksel Bebaskan dari Penahanan Kejagung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang praperadilan di PN Jaksel pada Rabu (19/8) menjadi arena mantan Jampidsus Febrie Adriansyah mengajukan gugatan terhadap keabsahan Surat Perintah Penahanan (SPIN) Nomor PRIN-43/F/Fd.2/07/2026 tertanggal 24 Juli 2026. Tim kuasa hukumnya, dipimpin Maqdir Ismail, meminta hakim menyatakan SPIN tersebut tidak sah serta memerintahkan pembebasan klien dari Rutan KPK Kelas I Jakarta Timur. Selain itu, kubu Febrie juga membatalkan Surat Penetapan Tersangka (TAP-03/F/Fd.2/07/2026) dan Surat Perintah Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026, lalu meminta penghentian proses penyidikan berdasarkan kedua surat perintah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.33
Febrie Adriansyah Minta Dibebaskan dari Tahanan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 10.15
Praperadilan Kedua Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, Penetapan Tersangka oleh Kejagung Bakal Diuji
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.45
Demo di PN Jaksel, Massa Tuntut Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.03
Kortas Tipikor Sampaikan Jawaban Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Besok
Berita terkait
Praperadilan Kedua Febrie Adriansyah, Tim Hukum Persoalkan Penetapan Tersangka dan Penahanan
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Praperadilan Kedua Febrie Adriansyah, Tim Hukum Persoalkan Penetapan Tersangka dan Penahanan oleh Ke
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 16.30
Polri Minta PN Jaksel Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Dalil Masuk Pokok Perkara
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 10.45
Praperadilan Febrie Adriansyah, Pengacara Minta Hakim PN Jaksel Nyatakan Penetapan Tersangka Tidak Sah
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.26