Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli Sebut Penggeledahan di Sentul Bisa tidak Sah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 20 Agustus 2026, ahli hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) M Arif Setiawan menilai penggeledahan rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah di Sentul, Bogor, tidak sah. Penggeledahan tersebut dilakukan berdasarkan izin dari dua pengadilan yang berbeda: Pengadilan Negeri Jakarta untuk wilayah Polda Metro Jaya, dan Pengadilan Negeri Bogor untuk lokasi di Sentul. Arif menyatakan adanya kekeliruan administrasi karena surat permohonan izin hanya menyebut wilayah secara umum, sementara lokasi penggeledahan berada di luar wilayah hukum Polda Metro Jaya. Menurutnya, ketidaksesuaian antara permohonan dan penetapan izin membuat penggeledahan dan penyitaan barang tidak sah, sehingga barang bukti yang diperoleh tidak dapat digunakan secara hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 17.01
Ahli Sebut Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tidak Sah, Ini Alasannya
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 20.02
Ahli Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tidak Sah
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.02
Polri Tegaskan Penggeledahan dan Penyitaan di Kasus Febrie Sesuai Aturan
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.46
Ahli Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul, Sebut Polda Metro Jaya Tak Berwenang
Berita terkait
Kejagung Tunggu Putusan Hakim soal Permintaan Pengembalian Barang Bukti Febrie Adriansyah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.41
Praperadilan Febrie, Ahli Sebut Ada Penyalahgunaan Wewenang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.06
Tak Persoalkan Penyitaan Uang dan 74 Kg Emas, Febrie Adriansyah Minta Barang Pribadi Dikembalikan
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.31
Polri Bantah Febrie soal Penggeledahan Harus Izin Jaksa Agung
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 00.00