BRAN Diminta Tak Dobel Kewenangan: Punya Legal Standing-Perlu Pengadilan Agraria
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) dalam RUU Pengaturan Reforma Agraria perlu diikuti dengan pembentukan pengadilan agraria khusus untuk mencegah kewenangan ganda BRAN sebagai lembaga eksekutif yang sekaligus menjalankan fungsi yudikatif dalam penyelesaian konflik agraria. Guntoro Gugun Muhammad dari Urban Poor Consortium (UPC) mendukung pembentukan BRAN sebagai pengganti Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang dinilai lambat dan saling lempar, namun menekankan pentingnya pembatasan kewenangan BRAN agar tidak tumpang tindih dengan peran peradilan. Menurutnya, penyelesaian konflik agraria saat ini cenderung positivistis dan menitikberatkan pada bukti formal, sehingga masyarakat tanpa bukti kepemilikan sering kalah dalam proses hukum. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar BRAN diberikan legal standing untuk mengajukan permohonan penetapan kepada pengadilan agraria, sehingga masyarakat tidak perlu berhadapan langsung dengan negara atau korporasi. Selain itu, Guntoro juga mendorong pembentukan forum masyarakat yang dibentuk oleh BRAN untuk mengawasi pelaksanaan reforma agraria dan menjadi wadah bagi subjek Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 16.00
Baleg DPR Tuntaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Atur Pembentukan BRAN
VOI · 9 September 2026 pukul 22.00
Wakil Ketua MPR: Reforma Agraria Tak Cukup Sekadar Sertifikasi Tanah
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.58
Lestari Moerdijat Sebut Reforma Agraria Bukan Sekedar Sertifikasi
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.11
Reforma Agraria Harus Mampu Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Berita terkait
Baleg: Badan Baru BRAN Bersifat Ad Hoc, Berakhir Jika Konflik Agraria Tuntas
kumparan · 10 September 2026 pukul 12.39
Mengenal BRAN, Badan Baru di Bawah Presiden dalam RUU Reforma Agraria
kumparan · 9 September 2026 pukul 15.31
RUU Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif DPR
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 11.50
Baleg Ungkap Beda Badan Baru BRAN dan ATR/BPN dalam Selesaikan Konflik Agraria
kumparan · 10 September 2026 pukul 10.57