Bupati Boltara Ternyata Ditangkap di Hotel Jakarta Usai Bertemu Pihak Swasta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menahan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, sebagai tersangka kasus pemerasan terkait proyek jalan di Dinas PUPR. Penangkapan dilakukan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Jakarta, saat ia bertemu pihak swasta untuk membahas proyek. Dalam operasi tersebut, KPK menemukan uang tunai senilai Rp 130 juta di kamar milik Sirajudin dan asisten pribadinya.
Sirajudin diduga menerima total Rp 11,2 miliar sejak menjabat Pj Bupati Boltara. Dalam kasus pemerasan, ia diduga mematok fee proyek sebesar 10% dari pengadaan barang dan jasa (PBJ), dengan alokasi 4% untuk Kadis PUPR dan 1% untuk Pokja PBJ. Ia juga diduga mengatur pemenang proyek secara manual dengan menuliskan nama calon pemenang pada kertas HVS.
KPK menduga Sirajudin menerima gratifikasi sebesar Rp 11,14 miliar antara 2023-2026. Sebagian berasal dari mantan Kadis Lingkungan Hidup yang saat itu menjabat Kadis Kesehatan senilai Rp 350 juta, sementara sisanya senilai Rp 10,79 miliar berasal dari pihak lain. Untuk proyek jalan di Sangkub IV senilai Rp 1,9 miliar, Sirajudin diduga menerima Rp 130 juta dari pihak swasta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.37
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Bupati Bolmut Rp11 Miliar
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.05
Bupati Bolmut Jadi Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi, Berikut Konstruksi Perkaranya
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.23
KPK Jerat Bupati Bolmut Tersangka: Pemerasan Rp 130 Juta, Gratifikasi Rp 11 M
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.34
KPK Bongkar Modus Pemerasan Bupati Bolmut: Tarif Fee 10% Per Proyek ke Swasta
Berita terkait
KPK Sita Rp 200 Juta dari Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Boltara
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.20
Bupati Boltara Diduga Terima Rp 11,2 M dari Pemerasan dan Gratifikasi
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.14
Ini Alasan Cuma Bupati Boltara yang Jadi Tersangka Meski 14 Orang Kena OTT KPK
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.56
14 Orang Kena OTT KPK, Cuma Bupati Boltara yang Jadi Tersangka
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.48