Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Bupati Boltara Ternyata Ditangkap di Hotel Jakarta Usai Bertemu Pihak Swasta

KPK menahan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, sebagai tersangka kasus pemerasan terkait proyek jalan di Dinas PUPR. Penangkapan dilakukan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Jakarta, saat ia bertemu pihak swasta untuk membahas proyek. Dalam operasi tersebut, KPK menemukan uang tunai senilai Rp 130 juta di kamar milik Sirajudin dan asisten pribadinya.

Sirajudin diduga menerima total Rp 11,2 miliar sejak menjabat Pj Bupati Boltara. Dalam kasus pemerasan, ia diduga mematok fee proyek sebesar 10% dari pengadaan barang dan jasa (PBJ), dengan alokasi 4% untuk Kadis PUPR dan 1% untuk Pokja PBJ. Ia juga diduga mengatur pemenang proyek secara manual dengan menuliskan nama calon pemenang pada kertas HVS.

KPK menduga Sirajudin menerima gratifikasi sebesar Rp 11,14 miliar antara 2023-2026. Sebagian berasal dari mantan Kadis Lingkungan Hidup yang saat itu menjabat Kadis Kesehatan senilai Rp 350 juta, sementara sisanya senilai Rp 10,79 miliar berasal dari pihak lain. Untuk proyek jalan di Sangkub IV senilai Rp 1,9 miliar, Sirajudin diduga menerima Rp 130 juta dari pihak swasta.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait