Cerita Prabowo 'Izinkan' KPK Lanjut Proses Anak Buah yang Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menceritakan momen di mana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta izin untuk melanjutkan proses hukum terhadap pejabat dekatnya yang diduga terlibat korupsi. Dalam acara Program Presiden Menjawab, Prabowo menyatakan bahwa ia tidak pandang bulu dalam penegakan hukum. Ia menyatakan, jika KPK memiliki cukup bukti, mereka harus melanjutkan proses hukum sesuai hukum. Prabowo menegaskan bahwa orang dekatnya juga tidak kebal hukum, termasuk mantan anggota tim suksesnya, Dadan Hindayana, yang kini menjadi Kepala Badan Gizi Nasional dan sedang ditangani oleh kejaksaan atas dugaan korupsi.
Selama hampir dua tahun di pemerintahannya, setidaknya dua wakil menteri Kabinet Merah Putih telah diproses hukum oleh KPK. Pertama, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel) ditangkap terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3. Kedua, mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim ditangkap atas dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing.
Prabowo menekankan komitmennya terhadap penegakan hukum yang adil dan transparan, tanpa memandang status atau kedekatan seseorang dengan pemerintah. Ia menyatakan bahwa semua pihak yang diduga terlibat korupsi akan ditangani sesuai dengan hukum yang berlaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 18.15
Prabowo Persilakan KPK Usut Menteri dan Wamen jika Terlibat Korupsi
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.04
Kata KPK soal Prabowo Beri Lampu Hijau Sikat Anak Buah yang Salah
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.54
Tanggapi Peran Nusron di Pilpres, Prabowo Seperti Melihat Jasa Dadan Hindayana, Tapi Kalau Korupsi Rela 'Digaruk' Juga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 00.30
Timses Ditangkap KPK, Prabowo Tegaskan Tak Lindungi Orang Dekat
Berita terkait
Pukat UGM: Komitmen Antikorupsi Harus Dibuktikan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.21
KPK Benarkan Gelar OTT ke-20
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.12
KPK OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 22.06
Eks Pimpinan KPK Ragukan RUU Perampasan Aset Jadi Solusi Tingkatkan Pemulihan Kerugian Negara
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.40