Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Ambil, tapi Kita yang Digergaji
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351581/original/024417500_1789704829-IMG_20260918_101230_7.jpg)
Mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, mempertanyakan sangkaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dijatuhkannya setelah berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan pada 18 September 2026. Febrie mengklaim selama 33 tahun menjabat tidak pernah mendapat sanksi pengawasan dan menyoroti kontribusinya dalam mengembalikan kerugian negara sebesar Rp300 triliun per tahun.
Dalam kasus ini, Kejagung telah menyita aset berupa 38 objek tanah/bangunan senilai Rp846 miliar serta 27 lembar saham perusahaan. Selain itu, penyidik mengamankan barang bukti berupa valuta asing, emas, dan 1.150 lembar dokumen dari penggeledahan di Sentul. Febrie bersama Don Ritto dan Nurman Herin kini berada dalam proses penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 07.49
Tim 9 Kejagung Limpahkan Febrie Cs ke Kejari Jaksel Hari Ini
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.47
Berkas P-21, Kejagung Limpahkan Febrie Adriansyah ke Kejari Jaksel Besok
JawaPos · 16 September 2026 pukul 20.30
Kejagung Sita Aset Febrie Adriansyah Senilai Rp 846 M, Sahroni: Penegakan Hukum Tidak Pandang Bulu
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 11.43
Tim 9 Kejagung Sebut Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Sudah Rampung
Berita terkait
Kejagung Limpahkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Besok
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.00
Kejagung Limpahkan Kasus Korupsi Febrie Adriansyah ke Pengadilan Tipikor
JawaPos · 15 September 2026 pukul 20.15
Kasus TPPU Febrie Jadi Pintu Masuk Kejagung Bongkar Jejaring Pemain Internal
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 12.19
Kejagung Jerat Eks Jampidsus Febrie Pasal Pemerasan, 2 Tersangka Lain Kena TPPU
kumparan · 15 September 2026 pukul 22.05