Influencer Malaysia Aisar Khaled Terjerat Kasus Dugaan Penipuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah perusahaan agensi asal Indonesia atas dugaan penipuan atau perbuatan curang. Laporan ini diajukan pada Senin (14/9) setelah upaya somasi dan komunikasi untuk menyelesaikan masalah investasi tidak mendapatkan tanggapan.
Kasus ini bermula dari perjanjian investasi pada Februari 2026, di mana Aisar diduga masih memiliki kewajiban pembayaran sebesar Rp5,7 miliar. Aisar sebelumnya berjanji menyelesaikan utang tersebut melalui pembayaran tunai atau bekerja secara live di sejumlah acara. Namun, komunikasi terakhir terjadi pada Juli 2026 dan setelah itu Aisar tidak dapat dihubungi, sehingga pihak pelapor menempuh jalur hukum berdasarkan Pasal 492, 486, dan 607 KUHP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 14.00
Influencer Malaysia Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Diduga Rugikan Perusahaan hingga Rp5,7 Miliar
Detik.com · 15 September 2026 pukul 10.35
Influencer Malaysia Aisar Khaled Dipolisikan soal Dugaan Penipuan Rp 5,7 M
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 16.13
Influencer Aisar Khaled Dipolisikan atas Dugaan Penipuan dan TPPU Rp5,7 Miliar
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 12.39
OJK Ingatkan Investor: Jangan Jadikan Influencer sebagai Patokan Investasi
Berita terkait
Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.40
Inlfuencer Malaysia Aisar Khaled Terjerat Kasus Dugaan Penipuan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.04
WN Malaysia Laporkan Perwira Polri Terkait Dugaan Penipuan
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 23.59
Kombes Fahrurozi Dipolisikan, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Investasi Tambang Emas
JawaPos · 15 September 2026 pukul 17.00