Ironi Kasus Korupsi Bupati Sirajudin Saat Setengah Jalan di Boltara Rusak Parah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menetapkan Bupati Boltara Sirajudin Lasena sebagai tersangka kasus pemerasan terkait proyek jalan. Dari total 156,80 km jalan di Boltara, 49,2% berada dalam kondisi rusak parah. Sirajudin diduga menerima gratifikasi Rp 11,2 miliar melalui fee pemerasan 10% dari pengadaan barang dan jasa, 4% untuk Kadis PUPR, serta 1% untuk Pokja PBJ. Ia ditudbaki mengatur lelang proyek dengan cara menuliskan nama pemenang pada lembaran kertas HVS sehingga vendor harus menyetor fee sebesar 10% dari nilai proyek. Kasus ini menjadi ironi karena jalan rusak parah menandakan korupsi belum ditangani meski telah menjabat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.37
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Bupati Bolmut Rp11 Miliar
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.12
Alasan KPK Baru Tetapkan 1 Tersangka dalam Korupsi Bupati Bolmut
JawaPos · 22 September 2026 pukul 18.15
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp 200 Juta saat OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.10
KPK Amankan Uang Rp200 Juta saat OTT Bupati Bolmut
Berita terkait
KPK Panggil Istri Bupati Pemalang Terkait Kasus Pemerasan
Detik.com · 7 September 2026 pukul 16.11
KPK Sita 4 Moge hingga Emas Terkait Kasus Bupati Pemalang
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.29
Perkara Memeras dan Diperas Bikin Bupati Pemalang Jadi Tersangka
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 08.32
Staf KPK Bocorkan Data hingga Peras Bupati, MAKI: Bukti Kualitas KPK Menurun
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 04.45