Kata BNPB soal Stiker di Pesawat Sitaan Kejagung Terkait Kasus MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Stiker BNPB pada pesawat sitaan Kejagung tidak relevan dengan BNPB. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan pesawat tersebut tidak pernah disewa BNPB dalam 3 tahun terakhir. Pesawat berstatus sewaan untuk OMC dan patroli Karhutla, logo BNPB harus dilepas setelah kontrak habis. Sekarang tidak ada kontrak aktif dengan operator pesawat tersebut. Plt. Kepala Pusat Data BNPB menegaskan BNPB tidak pernah memiliki pesawat, semua yang ada stiker BNPB adalah hasil sewa. Pesawat tersebut menjadi barang bukti kasus korupsi pengadaan motor listrik di BGN era Dadan Hindayana. Kejagung menyita Rp 24,97 miliar, satu pesawat Textron Aviation, satu helikopter Bell 505, serta beberapa kendaraan. Penyitaan dilakukan terhadap Kolonel Budi Utomo dan empat pejabat swasta terkait dugaan korupsi program MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 19.49
Pesawat Sitaan Kejagung Masih Pakai Stiker BNPB, Begini Penjelasannya
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 13.24
Kejagung Sita Pesawat hingga Helikopter Terkait Korupsi MBG
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.02
Kasus Korupsi BGN, Pakar Minta Kejagung Jangan Cuma Berhenti di Pelaksana Teknis
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 12.42
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Didorong Jangan Cuma Berhenti di Pelaksana Teknis
Berita terkait
Saat Heli hingga Pesawat Disita Terkait Korupsi di BGN Era Dadan Hindayana
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 09.00
Kejagung Tetapkan Kolonel TNI Aktif Budi Utomo Tersangka Baru Kasus Korupsi Program MBG di BGN
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 01.04
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru dari Unsur TNI di Kasus Korupsi MBG
kumparan · 29 September 2026 pukul 21.38
Kejagung: Kerugian Negara Dugaan Korupsi MBG Tembus Rp10 Triliun
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.45