Kemenkes Buka Suara soal Kasus Dokter Cibir Pasien BPJS di Medsos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan menyayangkan komentar seorang dokter bernama Elda Putri Rahardini yang terkesan tidak berempati terhadap pasien BPJS Kesehatan di media sosial Threads. Dokter tersebut, yang disebut-sebut praktik di RSUP Dr Sardjito, memberikan komentar negatif pada curhat pasien yang mengaku menunggu 8 jam tanpa dapat perawatan. Pasien tersebut, yang menggunakan akun @yurizaltrich, kemudian meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kemenkes melalui Juru Bicara Aji Muhawarman menegaskan bahwa tenaga medis harus mengedepankan empati dan profesionalisme dalam berkomunikasi di media sosial. Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran etik tenaga medis melalui mekanisme pengaduan di Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.35
Nasib Dokter PPDS UGM yang Berkomentar Nirempati Terhadap Pasien BPJS
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 18.51
Menkes: Nakes sebagai pelayan masyarakat tak boleh nirempati
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.03
Viral Nakes Nirempati ke Pasien BPJS, Pramono Langsung Minta Dinkes Bertindak
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 05.00
Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
Berita terkait
Menkes Sedih Respons Banyak Nakes Cibir Pasien BPJS di Medsos
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.34
IDI Sebut Dokter Cibir Pasien BPJS di Medsos Terancam Sanksi
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.57
DPR Desak Kemenkes Turun Tangan Tertibkan Dokter Cibir Pasien BPJS
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.27
Menkes Pastikan Belum Ada Rencana Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.43