Koalisi Masyarakat Sipil Desak Draf dan DIM RUU Perampasan Aset Dibuka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari ICW, Auriga, Kaoem Telapak, PSHK, SAKSI Unmul, dan TII mendesak DPR RI dan pemerintah untuk segera membuka draf serta Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Perampasan Aset ke publik. Desakan ini disampaikan pada Kamis, 27 Agustus 2026, setelah koalisi bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sumi Daco di Gedung DPR, Jakarta. Koalisi menilai pembukaan dokumen ini penting untuk memastikan transparansi dan partisipasi publik yang bermakna dalam proses pembahasan RUU tersebut. Aktivis ICW Wana Alamsyah menyampaikan bahwa minimnya transparansi dapat menyebabkan klausul yang melemahkan upaya pemulihan aset atau menguntungkan kelompok tertentu luput dari pengawasan masyarakat. Koalisi juga mendorong penguatan ketentuan mengenai perampasan kekayaan yang diperoleh secara tidak wajar (illicit enrichment), dengan subjek, parameter, dan beban pembuktian yang jelas dalam pasal, bukan diserahkan pada tafsir hakim. DPR dan pemerintah diharapkan segera merespons tuntutan ini agar proses pembahasan RUU Perampasan Aset dapat berjalan secara terbuka dan akuntabel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.54
Rakyat Diminta Pegang Janji DPR soal Pengesahan RUU Perampasan Aset
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.02
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Desember 2026
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.53
ICW Desak DPR Buka Draf RUU Perampasan Aset
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.36
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik
Berita terkait
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Sebelum Desember 2026
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.35
Wamen HAM: Negara Terbuka pada Kritik dan Partisipasi Publik di Pembangunan
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 16.45
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.35
RUU Perampasan Aset Ditargetkan Disahkan Desember 2026, Ini Isi Lengkap dan Mekanismenya
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 14.41