Kontainer Keramik Tujuan Afrika Dibongkar di Surabaya, Ada 3,4 Ton Merkuri Tersembunyi, Waduh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah kontainer yang dikirim dari Terminal Petikemas Surabaya (TPS) ke Burkina Faso, Afrika, dibongkar petugas Bea Cukai dan Polri karena ditemukan penyelundupan merkuri. Dokumen ekspor mencatat muatan berupa keramik, tetapi pemeriksaan mengungkap perbedaan dengan isi kontainer yang sebenarnya.
Di dalam kontainer, petugas menemukan 251 botol plastik dan 71 jeriken berisi cairan merkuri cair. Wadah-wadah ini disembunyikan di sela-sela palet keramik dan ditutup dengan aluminium foil untuk menghindari deteksi selama pemeriksaan. Total berat merkuri mencapai 3.428 kilogram atau 3,4 ton dengan nilai barang diperkirakan Rp 17,5 miliar.
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya, Agus Cahyono, menjelaskan temuan ini berasal dari analisis intelijen terhadap aktivitas ekspor berisiko. Pelaku menggunakan modus concealment, yaitu menyembunyikan merkuri dalam kemasan tertutup aluminium foil untuk mengurangi kemungkinan terdeteksi alat pemindai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 19.00
Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Ekspor Merkuri Cair 3,4 Ton
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 07.50
Kopilot Malaysia Kerja Sampingan Jadi Kurir Bawa 26 Kg Ekstasi ke RI
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 06.25
Kronologi Pilot Malaysia Selundupkan Ekstasi 25 Kg Diupah Rp 220 Juta
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.22
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 7,9 Ton Narkoba per Juli 2026
Berita terkait
Bea Cukai & Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 10.35
Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Ekspor Merkuri Cair 3,4 Ton
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.55
TNI AL dan Bea Cukai Tangkap Penyelundup 400 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.28
Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis di Koper yang Dibawa WN Kazakstan dari Tailan
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.27