KPK Duga Pejabat Kota Bengkulu Terima Rumah, Mobil, Apartemen Mewah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga pejabat di Kota Bengkulu menerima rumah, mobil, dan apartemen mewah dari pihak swasta inisial EBS. Dugaan ini dikonfirmasi melalui pemeriksaan saksi Eno Bowo Susilo di Gedung Merah Putih KPK. Kasus ini pengembangan dari perkara suap ijon proyek di Kabupaten Rejang Lebong TA 2025-2026, dengan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari sebagai tersangka. KPK melakukan penggeledahan rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu serta menyita uang Rp4 miliar. Penyidik belum memanggil Kepala Dinas PUPR Noprisman atau Anggota DPRD Vinna Ledy Anggraheni untuk pemeriksaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.44
KPK Sita Mitsubishi Pajero Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy yang Diduga dari Pihak Swasta
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.48
KPK Panggil Kepala Dinas PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.39
Kasus Suap Bengkulu: KPK Periksa Bendahara PUPR Terkait Temuan Rp4 Miliar
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 13.15
KPK Periksa Bendahara Dinas PUPR Bengkulu, Usut Temuan Uang Rp 4 Miliar
Berita terkait
KPK Geledah Rumah ASN hingga Anggota DPRD Bengkulu
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.55
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Bengkulu dan ASN Dinas PUPR
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.04
KPK Lakukan Penggeledahan di Kota Bengkulu
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.40
Usut Kasus Baru, KPK Periksa Kadis PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.27