KPK Panggil Kepala Dinas PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang untuk pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi di Provinsi Bengkulu. Yang dipanggil adalah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman, anggota DPRD Vinna Ledy Anggraheni, dan pihak swasta Eno Bowo Susilo. Pemeriksaan dilakukan pada Rabu (26/8/2026) di Gedung Merah Putih KPK. Kasus berkaitan dengan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong dan wilayah lainnya. Dalam pengembangan kasus, KPK menggeledah kantor dan rumah pihak swasta serta rumah Kepala Dinas PUPR, menemukan uang tunai Rp 4 miliar. Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka untuk pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 10.01
KPK Periksa Kadis PUPR dan Anggota DPRD Bengkulu Soal Uang Rp 4 Miliar
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.39
Kasus Suap Bengkulu: KPK Periksa Bendahara PUPR Terkait Temuan Rp4 Miliar
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 13.15
KPK Periksa Bendahara Dinas PUPR Bengkulu, Usut Temuan Uang Rp 4 Miliar
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 11.10
Buntut Temuan Rp4 Miliar, KPK Panggil Kadis PUPR Kota Bengkulu hingga Anggota DPRD
Berita terkait
Usut Kasus Baru, KPK Periksa Kadis PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.27
KPK Periksa Kadis PUPR Bengkulu Terkait Temuan Uang Rp4 Miliar
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.14
KPK Geledah Rumah ASN hingga Anggota DPRD Bengkulu
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.55
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Bengkulu dan ASN Dinas PUPR
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.04