KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto, Buru Bukti Tambahan Kasus Korupsi ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK melakukan penggeledahan di Kantor BPN Kota Mojokerto, Jawa Timur, sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari alat bukti tambahan guna menyempurnakan konstruksi perkara. Sebelumnya, KPK juga menggeledah kantor PT Summarecon Agung dan tiga ruangan Dirjen di Kementerian ATR/BPN. Rangkaian ini merupakan tindak lanjut operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 September, yang mengamankan 19 orang di Jabodetabek, termasuk delapan tersangka seperti Lampri (Dirjen PPTR ATR/BPN) dan Adrianto Pitojo Adi (Direktur Utama Summarecon). Kasus ini mencakup dugaan suap pengurusan administrasi pertanahan, termasuk penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB), serta dugaan korupsi terkait mutasi-promosi jabatan dan pelayanan pertanahan. Dari OTT, KPK menyita uang tunai sekitar Rp 106,3 miliar dan masih mendalami aliran dana serta keterlibatan pihak lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 13.01
KPK Ungkap Alasan Geledah 3 Ruang Dirjen Kementerian ATR/BPN
Detik.com · 22 September 2026 pukul 08.46
KPK Maraton Geledah: Dari Kantor Dirjen ATR/BPN ke Summarecon Bogor
Detik.com · 22 September 2026 pukul 21.01
Alasan KPK Maraton Geledah Kasus Suap HGB: Khawatir Barbuk Bergeser
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 08.38
KPK Sita Dokumen-Bukti Elektronik Usai Geledah Kantor Summarecon Bogor
Berita terkait
Tak Hanya Lampri, KPK Juga Geledah Ruangan 2 Dirjen Kementerian ATR/BPN
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 19.43
KPK Sita Dokumen dan Alat Elektronik Usai Geledah Summarecon Bogor
JawaPos · 22 September 2026 pukul 07.45
KPK Hanya Punya Satu Minggu untuk Panggil Nusron Wahid Sebelum Digulung Publik
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 04.00
Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 13.25