KPK: Staf Khusus Menhut Tak Penuhi Panggilan, Ngaku Ada Kegiatan Lain
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, tidak hadir memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby. Andi mengirimkan surat jawaban yang menyatakan ia memiliki kegiatan lain yang sudah terjadwal. Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan bahwa keputusan untuk memanggil kembali Andi sepenuhnya menjadi wewenang tim penyidik. Saat ini, penyidik fokus menyelesaikan berkas perkara terhadap tersangka pemberi suap karena masa penahanan yang hampir berakhir.
KPK menelusuri dugaan suap sebesar SGD 2.000 dalam amplop yang ditinggalkan oleh Suhardiman Amby usai audiensi dengan Menteri Kehutanan pada 2 Juni 2026. Uang tersebut diduga dikumpulkan dari para petani Koperasi Unit Desa (KUD) di Kuansing sebesar total SGD 14.000. Namun, saat dilakukan penyitaan, KPK hanya menemukan SGD 12.000, sehingga masih mencari lokasi keberadaan SGD 2.000 yang belum diketahui. Para petani yang diperiksa membenarkan bahwa total pengumpulan sebesar SGD 14.000.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.45
KPK Ungkap Kepala Bea Cukai Kediri Terima Setoran Rp 3,25 Miliar dari Pemilik Blueray Cargo
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.09
Jadi Tersangka, Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Diduga Terima Rp3,25 M
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.54
Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe Terima Duit Rp 3,25 M Bantu Urusan Bos BlueRay
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.17
Kepala Bea Cukai Kediri Diperiksa KPK, Statusnya Tersangka
Berita terkait
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Menhut Raja Juli
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.53
KPK Ungkap Ada Bagi-bagi Jatah di Kasus Bea Cukai, Ada Kode 'BC1 Rp 3 Miliar'
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 19.48
KPK Jerat Pejabat Bea Cuka Gatot Heroe, Diduga Terima Rp 3,25 M dari Bos Blueray
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 19.48
KPK Panggil Bos Clipan Finance Terkait Dugaan Suap Jabatan Bupati Kuansing
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.53