Meski Tak Temukan Ijazah Penyetaraan SMA, Putusan Hakim: MK Tak Bisa Mendiskualifikasi Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusan PHPU Pilpres 2024 memutuskan tidak menemukan bukti ijazah pensetaraan SMA Gibran Rakabuming Raka. Pemohon gugatan Denny Indrayana dan 11 orang lain tidak memiliki kedudukan hukum untuk meminta diskualifikasi Wapres. MK telah memeriksa laporan dari Kemendikdasmen, KBRI Singapura, dan Australia serta menilai dokumen certificate of attendance tidak cukup sebagai bukti kelulusan. Pasal 169 huruf r UU Pemilu mengharuskan ijazah tamat SMA, bukan sekadar pengetahuan setara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 09.55
Nasib Gibran Diputuskan Hari Ini, Akankah Berujung Diskualifikasi?
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 09.55
Nasib Gibran Bakal Diputuskan Hari Ini, Akankah Berujung Diskualifikasi?
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 21.30
Putusan MK: Gibran Tetap Wakil Presiden
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 21.13
Relawan Gibran Kompak Sujud Syukur Usai Gugatan Denny Cs Kandas di MK
Berita terkait
Bahas Peluang Gibran Didiskualifikasi MK, Munarman Bongkar Komposisi Hakim: Pembuat Putusan 90 Tinggal Dikit!
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 10.30
MK: Surat Absensi Gibran Bukan Bukti Kelulusan atau Tamat Belajar SMA
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 21.11
MK: Certificate of Attendance Bukan Termasuk Bukti Kelulusan Gibran
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 21.02
Seluruh Hakim MK Hadiri Pembacaan Putusan Gugatan Syarat Ijazah Gibran
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 20.09