PALHI Desak Kejagung Telusuri Dugaan Praktik Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pegiat Aktivis Lingkungan Hidup Indonesia (PALHI) mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Jumat (21/8) untuk mendesak penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan praktik transfer pricing dan under-invoicing di PT Toba Pulp Lestari (TPL). Koordinator PALHI, Belly Putra Malingga, menyatakan kerugian negara bisa mencapai lebih dari Rp 2 triliun. PALHI meminta Kejagung tidak berhenti pada dua tersangka yang sudah ditetapkan yaitu BP dan SR, melainkan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain termasuk pejabat berwenang. Selain itu, PALHI juga menyoroti masalah lingkungan yang dikaitkan dengan aktivitas perusahaan di wilayah Sumatera.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.08
Usut Dugaan Under Invoicing PT TPL, Praktisi Sebut Langkah Kejagung Jaga Kedaulatan Ekonomi
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.09
Kejagung Periksa 7 Saksi Kasus Dugaan Korupsi PT TPL
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.42
Kejagung Ungkap Alasan Periksa Anak Buah Raja Juli di Kasus PT TPL
Berita terkait
Usut Dugaan Under-invoicing PT TPL, Kejagung Dinilai Menjaga Kedaulatan Ekonomi
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.34
Ephorus HKBP Minta Kasus Dugaan Korupsi TPL Tak Masuk Angin, Dorong Pemulihan Ekologi Tapanuli Raya
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 11.55
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Transfer Pricing
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.30
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing PT TPL
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 21.56