Pejabat Amerika Sebut Penghancuran Nuklir Iran Jadi Opsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan bahwa kemungkinan besar tidak akan ada kesepakatan nuklir dengan Iran dalam waktu dekat. Wright mengisyaratkan bahwa AS mungkin mengandalkan penghancuran terhadap kemampuan nuklir Iran untuk mencegah negara tersebut memperoleh senjata nuklir, sekaligus menunggu perubahan pemerintahan di Iran. Pernyataannya muncul di tengah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa kepemimpinan Iran telah berubah sejak serangan AS-Israel pada akhir Februari, meskipun struktur pemerintahan Iran tetap bertahan.
Wright menekankan bahwa pembombardemen terhadap infrastruktur strategis Iran, khususnya fasilitas produksi rudal, menjadi strategi yang perlu untuk melemahkan kemampuan militer Iran. Fokus utama adalah melumpuhkan kemampuan produksi rudal yang selama ini menjadi ancaman di kawasan.
Di sisi lain, Wright menyoroti pentingnya stabilitas jalur minyak melalui Selat Hormuz, yang mencatatkan rata-rata 9 juta barel per hari dalam tujuh hari terakhir. Meskipun ada upaya mediasi melalui Pakistan dan Qatar, implementasi kesepakatan penghentian permusuhan dan pembukaan Selat Hormuz masih menemui kesulitan. Situasi ini menempatkan pasar energi global dalam posisi waspada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 07.00
Masih Belum Bisa Serang Pusat Nuklir Iran, AS Alasan Bukan Perang Besar
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 17.34
Selat Hormuz Tak Akan Lagi Berharga dalam 2 Tahun, Gertakan AS atau Babak Baru Energi Global?
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 17.35
Pakar Militer Iran Prediksi AS Akan Hadapi Mimpi Terburuk
kumparan · 6 September 2026 pukul 07.00
Harga Bensin AS Diprediksi Cetak Rekor USD 4,03 per Galon saat Hari Buruh
Berita terkait
Pejabat Amerika Sebut Sebut Penghancuran Nuklir Iran Jadi Opsi
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.06
AS-Iran Kembali Lancarkan Serangan, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih 3%
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 19.27
Gara-Gara Amerika Iran Ubah Doktrin Nuklir, Bisa Buat Bom Atom
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.40
Manfaatkan Inflasi Tinggi dan Krisis Fiskal, AS Gunakan Taktik 'Catur' Serang Iran
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 08.02