Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Pejabat Amerika Sebut Penghancuran Nuklir Iran Jadi Opsi

Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan bahwa kemungkinan besar tidak akan ada kesepakatan nuklir dengan Iran dalam waktu dekat. Wright mengisyaratkan bahwa AS mungkin mengandalkan penghancuran terhadap kemampuan nuklir Iran untuk mencegah negara tersebut memperoleh senjata nuklir, sekaligus menunggu perubahan pemerintahan di Iran. Pernyataannya muncul di tengah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa kepemimpinan Iran telah berubah sejak serangan AS-Israel pada akhir Februari, meskipun struktur pemerintahan Iran tetap bertahan.

Wright menekankan bahwa pembombardemen terhadap infrastruktur strategis Iran, khususnya fasilitas produksi rudal, menjadi strategi yang perlu untuk melemahkan kemampuan militer Iran. Fokus utama adalah melumpuhkan kemampuan produksi rudal yang selama ini menjadi ancaman di kawasan.

Di sisi lain, Wright menyoroti pentingnya stabilitas jalur minyak melalui Selat Hormuz, yang mencatatkan rata-rata 9 juta barel per hari dalam tujuh hari terakhir. Meskipun ada upaya mediasi melalui Pakistan dan Qatar, implementasi kesepakatan penghentian permusuhan dan pembukaan Selat Hormuz masih menemui kesulitan. Situasi ini menempatkan pasar energi global dalam posisi waspada.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait