Pengamat Hukum Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat hukum Mohammad Saleh Gawi menyoroti potensi manuver politik dalam kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Dalam diskusi publik yang digelar Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi di Jakarta Pusat pada Sabtu (15/8/2026), Gawi menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum agar tidak mudah dipolitisasi. Ia menyatakan bahwa politik dan hukum saling melengkapi, namun berisiko ketika hukum dijadikan alat untuk melindungi kepentingan politik tertentu, sehingga berpotensi menggeser peran hukum dari keadilan menuju kekuasaan. Gawi juga mengingatkan agar publik secara aktif mengawal proses hukum terkait kasus ini agar tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan tidak terpengaruh oleh dinamika politik di luar hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 12.31
Febrie Adriansyah Dinilai Manuver Lewat Praperadilan, Desak Penanganan Perkara Transparan
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.56
Pengamat Hukum Sebut Upaya Praperadilan Jangan Sampai Jadi Ruang Lobi Politik
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 21.40
Akademisi Soroti Independensi dan Transparansi Penanganan Perkara Eks Jampidsus
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 20.40
Setara Soroti Manuver Hukum Eks Jampidsus, Minta Substansi Perkara Tak Dialihkan
Berita terkait
Febrie Adriansyah Minta Hakim Lihat Perkaranya secara Jernih
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 15.33
Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Ambil, tapi Kita yang Digergaji
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 11.13
Rizki Faisal: Peredaran 340.000 Dolar Singapura Palsu Masuk Kejahatan Berat
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 10.46
Kejagung Limpahkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Besok
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.00