Penggeledahan & Penyitaan Aset Batal Demi Hukum Jika Praperadilan Febrie Dikabulkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang gugatan praperadilan terkait penggeledahan dan penyitaan aset terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar menyatakan jika gugatan Febrie dikabulkan, upaya penggeledahan dan penyitaan aset akan batal demi hukum. Dalam hal itu, penyidik Kejaksaan Agung akan menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Namun, jika bukti pendukung masih cukup, aset tersebut dapat dijadikan sebagai alat bukti. Febrie menyebut adanya 30 dugaan pelanggaran prosedural dalam proses hukum dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat kliennya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.23
Jika Praperadilan Febrie Dikabulkan, Penggeledahan dan Penyitaan Aset Batal Demi Hukum
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 20.30
Polri Tegaskan Sudah Kantongi Izin Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.42
Polri Pastikan Izin Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah Sah
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 19.13
Febrie Adriansyah Disebut Eks Dirdik Jampidsus Orang Jujur dan Manut Pimpinan
Berita terkait
Kejagung Tunggu Putusan Hakim soal Permintaan Pengembalian Barang Bukti Febrie Adriansyah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.41
Kuasa Hukum Febrie: Penggeledahan Rumah di Sentul Tak Berdasarkan Izin Pengadilan yang Sah
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 12.54
Tim Hukum Sebut Penyitaan dari Rumah Febrie Adriansyah Seperti Teori Pohon Beracun
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 16.08
Hakim di Sidang Praperadilan Febrie: Jangan Ganggu Independensi Kami
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.08