Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan Febrie Adriansyah terkait penyitaan, penggeledahan, dan penetapan status tersangkanya. Putusan dibacakan oleh hakim tunggal Richard Edwin Basoek pada Kamis, 27 Agustus 2026. Hakim menyatakan penyelidikan dan pembuatan berita acara telah dilakukan sebelum penggeledaran terhadap Febrie, sehingga tidak melanggar prosedur hukum. Selain itu, hakim menegaskan bahwa KUHAP tidak mensyaratkan seseorang harus diperiksa terlebih dahulu sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Hakim juga menolak dalil Febrie mengenai perbedaan nomor surat penggeledahan dan ketiadaan izin Jaksa Agung, mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi yang mencabut ketentuan tersebut untuk tindak pidana khusus. Akhirnya, hakim menyatakan uang dan emas yang ditemukan di rumah dinas bukanlah objek praperadilan, serta permohonan pencegahan ke luar negeri serta pemulihan hak juga ditolak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.12
Reaksi Kubu Febrie Usai Praperadilan Ditolak
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 20.30
Alasan Hakim Tolak Praperadilan Febrie: Proses Hukum Tidak Muncul Tiba-Tiba
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.21
Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Sah
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.19
Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Febrie Sah dengan Dua Alat Bukti
Berita terkait
Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan ke-2 Terkait Penyidikan-Status Tersangka
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.42
Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.53
Tok! PN Jaksel Tolak Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Melawan Polri
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 19.47
Jelang Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah, Hakim Ingatkan Para Pihak Tak Ganggu Independensi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.50