Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Febrie Sah, Minta Hakim Tolak Praperadilan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292892/original/019035300_1783663723-jam7.jpg)
Kepolisian menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam kasus TPPU dan korupsi terkait PT ASABRI dan Asuransi Jiwasraya. Penetapan didasarkan pada dua alat bukti sah: keterangan saksi, ahli, barang bukti, dan surat. Dalam sidang, Polri meminta hakim menolak praperadilan Febrie yang menyoroti keabsahan penyitaan aset. Kebijakan ini menekankan bahwa praperadilan hanya menguji legalitas prosedur administrasi, bukan materi perkara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.52
Polri Sebut Pencegahan Febrie Adriansyah Sesuai KUHAP, bukan Kesewenang-wenangan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.12
Kortas Tipikor Sebut Dalil Korupsi dan TPPU Febrie Bukan Ranah Praperadilan
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 11.46
Febrie Adriansyah Protes Tak Pernah Diperiksa, Polri: KUHAP Tak Kenal Calon Tersangka
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Kortas Tipikor Polri Anggap Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Salah Alamat
Berita terkait
Alasan Kejagung Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 23.45
Tim 9 Kejagung Periksa 8 Saksi dan 1 Ahli di Kasus Korupsi TPPU Febrie
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.35
Tim 9 Kejagung Periksa 7 Saksi-1 Ahli Terkait Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.18
8 Orang Saksi Diminta Keterangan soal TPPU Febrie Adriansyah
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.54