Prabowo Mau Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Penyalahgunaan BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto membuka opsi pembentukan pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut dugaan penyalahgunaan BUMN selama 30 tahun terakhir. Hal ini disampaikan setelah pemerintah menemukan adanya 1.074 BUMN beserta anak, cucu, dan cicit perusahaan. Prabowo menilai sebagian BUMN tidak memberikan pertanggungjawaban yang memadai kepada negara dan justru menjadi sumber dana bagi penguasa, padahal seharusnya dikelola untuk kepentingan masyarakat. Ia juga menyoroti bahwa sejumlah BUMN tidak produktif, terus-menerima kerugian, dan ada laporan keuangan yang mencatat keuntungan tidak sesuai kondisi sebenarnya. Prabowo menegaskan bahwa BUMN adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik direksi atau komisaris.
Sebagai langkah perbaikan, pemerintah telah memutuskan untuk menutup 290 BUMN dan menargetkan sisa maksimal 300 perusahaan pada akhir tahun. Prabowo menyatakan bahwa 750 BUMN lebih akan ditutup, hanya yang produktif dan menciptakan nilai tambah yang akan dipertahankan. Proses ini telah menghemat biaya overhead sebesar Rp50 triliun, yang akan dialihkan untuk investasi, industrialisasi, peningkatan pelayanan, dan kegiatan lain yang lebih langsung bermanfaat bagi masyarakat.
Prabowo juga membuka kemungkinan pemberian amnesti khusus bagi pengurus BUMN yang mengakui kesalahan dan menyatakan tobat. Namun, ia menyerahkan keputusan mengenai mekanisme ini kepada DPR untuk dipertimbangkan lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.30
Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN, Dasco: Terlalu Bersemangat
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.35
DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo Soal Pembentukan Pengadilan Ad Hoc BUMN
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.30
DPR Akan Kaji Usulan Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Khusus BUMN
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.03
Wacana Pembentukan Pengadilan Ad Hoc Terkait BUMN, Menkum Sampaikan Klarifikasi
Berita terkait
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.55
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN yang Diusulkan Prabowo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.08
Prabowo Buka Opsi Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.03
Prabowo Singgung Pengadilan Ad Hoc BUMN, Menkum: Itu hanya Contoh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.56