RUU Perampasan Aset, Advokat Soroti Peran ‘The Man Behind The Gun'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia, Luthfi Yazid, menekankan pentingnya peran manusia dalam pembahasan RUU Perampasan Aset. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Luthfi mengutip filsuf Belanda Bernardus Maria Taverne yang berpendapat bahwa kualitas jaksa, pengacara, dan hakim yang baik dapat menciptakan keadilan meski undang-undangnya buruk. Menurut Luthfi, kualitas orang yang menjalankan hukum tidak terpisahkan dari upaya mencapai keadilan.
Luthfi menceritakan pengalamannya bertemu dengan advokat Jepang, Mitamayama Sosaboro Kawata, yang menjelaskan budaya kepatuhan terhadap aturan di Jepang. Luthfi menyampaikan ilustrasi bahwa masyarakat Jepang taat pada aturan lalu lintas meski tidak ada pengawasan, karena merasa 'matahari menyaksikan'. Hal ini menunjukkan kesadaran individu untuk tidak melakukan pelanggaran sebagai bagian penting sistem hukum yang efektif.
Luthfi menyimpulkan bahwa faktor 'the man behind the gun'—peran manusia dalam menjalankan hukum—sangat krusial dalam pembahasan RUU Perampasan Aset. Kesadaran dan etika individu, bukan sekadar pengawasan aparat, menjadi kunci menciptakan sistem hukum yang adil dan efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.56
RUU Perampasan Aset, Advokat Bicara Pentingnya The Men Behind The Gun
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 12.39
Habiburokhman Bela Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset
JawaPos · 23 September 2026 pukul 12.00
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset jadi Pembahasan Super Prioritas
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.10
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Super Prioritas, Bakal Bahas All Out
Berita terkait
Advokat Usul Aset Kejahatan Bisa Dirampas Sebelum Putusan Inkrah
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.26
Rapat dengan Pukat UGM, DPR Pastikan Cegah Abuse of Power RUU Perampasan Aset
kumparan · 19 September 2026 pukul 13.22
Komisi III DPR-Pukat UGM Rapat, Soroti Aset Sekolah-Pesantren Hasil Pidana
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.25
Anggota Komisi III Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Salah Sasaran
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.47