Tak Terima Diusir, Ahli Pihak Gibran Laporkan Saldi Isra-Arsul ke MKMK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muhammad Rullyandi, ahli Hukum Tata Negara Universitas Jayabaya yang ditunjuk oleh Perkumpulan Militan Gibran 08 Nusantara, melaporkan tiga Hakim Konstitusi ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Dalam persidangan perkara PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2024, Rullyandi diminta keluar oleh Hakim Saldi Isra dan Arsul Sani setelah ia menyatakan bahwa sidang tersebut ilegal. Rullyandi merasa tindakan ini merupakan bentuk diskriminasi karena tidak diperbolehkan memberikan keterangan lisan meskipun sudah resmi diajukan sebagai ahli pihak terkait. Ia juga melaporkan intervensi kebebasan akademik terhadap Arsul Sani yang mempertanyakan pernyataannya di stasiun televisi. Selain itu, Rullyandi melaporkan Ketua MK Suhartoyo karena menurutnya jabatan Suhartoyo tidak sah berdasarkan putusan PTUN yang telah berkekuatan hukum tetap sejak 16 Desember 2024. Rullyandi berharap persidangan PHPU Gibran ditunda hingga ada kejelasan dari laporan MKMK ini. Dalam sidang, setelah Rullyandi mencabut pernyataan sidang ilegal demi kepentingan bangsa, Saldi Isra meminta ia meninggalkan ruang sidang untuk menjaga suasana, meskipun MK tetap menerima keterangannya secara tertulis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.27
Diusir dari Sidang Sengketa Ijazah Gibran, Rullyandi Laporkan Saldi Isra dan Arsul Sani ke MKMK
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 18.16
Rullyandi Turut Laporkan Suhartoyo: Ketua MK Ilegal!
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.04
Diusir dari Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Saldi Isra dan Arsul ke MKMK
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 11.40
Ditekan Hakim, Relawan Gibran Tarik Ucapannya Soal Sidang Gugatan Denny Indrayana Ilegal
Berita terkait
Soal Gugatan Gibran, Mahfud MD: Kalau Saya Hakimnya...
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 10.27
Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Canberra Tak Punya Jejak Dokumen Pendidikan Gibran
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.14
KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Dokumen Pendidikan Gibran
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.03
Sebut Persidangan Ilegal, Ahli yang Diajukan Relawan Gibran Diusir dari Ruang Sidang MK
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 23.11