Terbongkar Setelah Temukan Video, Gadis Tunanetra Dicabuli Anak Pemilik Panti di Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus dugaan pencabulan terhadap gadis penyandang tunanetra berinisial SK (14) telah ditangani oleh Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. Korban diduga menjadi sasaran kekerasan seksual oleh MSN (22), anak pemilik panti asuhan tempatnya tinggal di kawasan Tandes, Surabaya. Ibu korban, yang bekerja di luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia, melaporkan kejadian ini kepada polisi. Menurut Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, perkara ini telah masuk tahap penyidikan dan MSN telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi, visum terhadap korban, dan penyitaan barang bukti. Kasus ini bermula pada 2016 ketika SK dititipkan di panti asuhan karena ibunya bekerja di luar negeri. Dugaan kekerasan seksual intens terjadi sejak akhir 2024 hingga Juni 2026, di mana MSN diduga memanfaatkan keterbatasan fisik korban untuk melakukan pencabulan berulang kali di lingkungan panti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.55
Anak Pemilik Panti Asuhan di Surabaya Cabuli Remaja Putri Tunanetra
Berita terkait
Bejat! Kakek Cabuli Tetangga Anak 11 Tahun di Serang Berulang Kali
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 04.03
Driver Ojol Lempar Molotov ke Pos Polisi di Surabaya, Sahroni: Jangan Toleransi Oknum Anarkistis
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.00
Eks Pelatih Panjat Tebing Pelatnas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.49
Kasus TPKS Pelatih Panjat Tebing Sudah P-21, Pelaku Diancam Penjara 12 Tahun
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 11.32