Warek Unsoed Peras Ortu Maba Kedokteran Rp 650 Juta, tapi Tak Diluluskan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Norman Arie Prayogo serta empat pihak lain sebagai tersangka pemerasan dalam penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unsoed. Dugaan pemerasan terjadi pada Agustus 2026, di mana Norman Arie Prayogo atas dasar sepengetahuan Akhmad Sodiq melalui dua perantara meminta uang Rp 650 juta kepada orang tua calon mahasiswa. Meskipun permintaan uang telah diterima, calon mahasiswa tidak lulus seleksi dan tidak dapat mengembalikan dana. KPK menyebut uang Rp 650 juta sudah tidak dapat dikembalikan karena sudah digunakan oleh para pelaku. untuk mengembalikan dana, NAP meminjam uang dari pihak swasta dan menjanjikan pembayaran melalui tiga paket proyek di lingkungan Unsoed. Kasus ini menyoroti korupsi dalam proses seleksi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 00.26
Kode Gratifikasi Rektor Unsoed: 'Jangan Minta di Awal, Jika Dikasih Makasih'
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.24
73 Maba Jalur Mandiri Unsoed 'Disetting' Jadi Ladang Korupsi Rektor
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.19
Warek Unsoed Peras Calon Mahasiswa Kedokteran Rp 650 Juta, Malah Tak Lulus
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 23.52
KPK Beber Barbuk Uang Tunai Ratusan Juta Saat OTT Rektor Unsoed dkk
Berita terkait
Rektor Unsoed dkk Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba, KPK Sita Rp 665 Juta
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.12
KPK Tetapkan Rektor dan Warek Unsoed Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.17
KPK Jerat Rektor Unsoed Akhmad Sodiq & Warek 3 Tersangka Pemerasan Seleksi Maba
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 23.21
KPK Tetapkan Rektor dan Warek Unsoed Tersangka Suap Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.17